![]() |
| Cooperative Learning |
Model ASSURE, siapa yang sudah banyak tau tentang ini? Hmmm, mungkin belum banyak yang tau yah.. baiklah, maka sekarang saya akan mencoba menjelaskan pada kalian mengenai ASSURE Model berdasarkan apa yang sudah saya dapat dan pahami dalam mata kuliah Komputer dan Media Pembelajaran yang disampaikan oleh Bu Isniatun Munawaroh M.Pd pada semester dua.
ASSURE Model pada dasarnya adalah sebuah rujukan untuk guru atau pendidik untuk diterapkan dalam proses pembelajaran agar bisa berjalan efektif dan efisien dan mencapai tujuan yang diinginkan.
ASSURE Model dalam penerapannya dalam pembelajaran. Terdapat beberapa langkah, di sini saya mengambil sebuah contoh dalam pembelajaran e-Learning :
• Analyze Learners, yaitu dengan mengidentikasi keunikan siswa dan karakter atau model belajar mereka, misalnya dengan menganalisa pengalaman siswa sebelumnya dalam menggunakan atau memanfaatkan sumber online.
• State Standards and Objective. Dengan sebuah tujuan, maka tujuan tersebut akan memberikan pendidik dan peserta didik sebuah pemandu atau pedoman untuk mencapai hasil pembelajaran. Misalnya dengan mempertimbangkan sumber-sumber yang tersedia untuk siswa.
• Select Strategies, Technology, Media, and Materials. Setelah pendidik mengetahui karakter siswanya dan mamahami seperti apakah outcome yang akan dihasilkan, pendidik harus benar-benar mempertimbangkan bagaimana pelajaran tersebut akan diberikan dan dengan apa pelajaran tersebut akan diberikan (alat / media / teeknologi). Misalnya, memilih sebuah situs yang akan digunakan sesuai dengan strategi yang telah dipilih tadi.
• Utilize Technology, Media, and Materials. Cara seorang pendidik dalam menggunakan sebuah media atau alat dalam pembelajaran akan sangat mempengaruhi cara siswa dalam belajar. Misalnya dengan mempertimbangkan kenyamanan dan kemampuan siswa ketika memberikan tugas online, apakah siswa tersebut mampu menggunakan alat-alat tersebut atau tidak.
• Require Learner Participation. Usahakan peserta didik ikut terlibat aktif dalam sebuah aktivitas belajar untuk meyakinkan bahwa mereka benar-benar kecantol dalam pembelajaran online tersebut. Misalnya, ajak siswa untuk menuliskan strategi mereka dalam searching online sebagai bagian dari pengalaman belajar mereka.
• Evaluate and Revise. Misalnya, pendidik bisa menggunakan berbagai macam alat untuk menilai contohnya dengan tes, presentasi, dan tugas portofolio, untuk meyakinkan bahwa mereka sukses dalam e-Learning.
Nahh, begitulah dasar-dasar ASSURE Model yang bias saya jelaskan. Tapi, yang perlu dan harus diperhatikan adalah, step-step-nya. Kalau kita tidak teliti atau maksimal dalam menganalisa dan menerapkan ASSURE Model, maka hasilnya pun akan tidak maksimal. Jadi, harus total yah.. Tentang penjelasan lebih rinci mengenai step-stepnya, yukk kita intip
.. cuuuzzz :D




No Response to "ASSURE Model dalam Pembelajaran"
Post a Comment